
Jakarta, 20 Januari 2026 – Sebagai bagian dari upaya penguatan hafalan Al-Qur’an, santriwati Asrama Kelas 11 MAN 22 Jakarta mengikuti kegiatan Taqwiyah Li Hifdzil Quran (THQ) yang diselenggarakan di Bamboo Sanctuary Pancawati Resort Bogor. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, dimulai dari tanggal 13 s.d. 17 Januari 2026, dengan tujuan untuk mempersiapkan santriwati dalam mengikuti sertifikasi tahfidz.
Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Yayasan Pusat Studi Tafsir Ilmi (YaPASTI) dan Institute Ilmu Al Quran (IIQ) Jakarta. Koordinator kegiatan, Abdullah Syafei yang juga merupakan Pembina YaPASTI dan dosen IIQ Jakarta, mengungkapkan pentingnya penguatan hafalan Al-Qur’an bagi generasi muda dalam menumbuhkan kecintaan terhadap kitab suci sekaligus meningkatkan kualitas penghafal Al-Qur’an di kalangan santri.
Sertifikasi Tahfidz Non-Bersanad dan Bersanad
Selain penguatan hafalan, kegiatan THQ juga bertujuan untuk mempersiapkan santriwati dalam mengikuti dua jenis sertifikasi tahfidz, yaitu sertifikasi tahfidz Non-Bersanad yang bekerja sama dengan Universitas PTIQ Jakarta dan sertifikasi tahfidz Bersanad yang bekerja sama dengan IIQ Jakarta. Dengan adanya sertifikasi ini, diharapkan para santriwati dapat memperoleh pengakuan formal atas kemampuan hafalan mereka yang sudah teruji.
Pembukaan dan Penutupan Kegiatan
Kegiatan THQ dilepas secara resmi oleh Kepala Madrasah, Fakhri Rahimi di lapangan Madrasah. Saat tiba di lokasi, kegiatan dibuka oleh Wakil Kepala Bidang Asrama Muhammad Sholeh, yang memberikan sambutan penuh semangat tentang pentingnya pendidikan agama dan Al-Qur’an dalam mencetak generasi yang berkualitas. Acara ini ditutup dengan pemberian hadiah kepada 3 santriwati terbaik dalam hafalan dan disiplin selama kegiatan berlangsung.
Dukungan Penuh dari Orang Tua dan Kepala Madrasah
Sejak pertama kali dilaksanakan pada tahun 2021, kegiatan THQ ini mendapatkan dukungan penuh dari orang tua santriwati serta pihak kepala madrasah. Dukungan tersebut terbukti melalui komitmen yang tinggi dari para orang tua untuk terus mengawal perkembangan hafalan anak-anak mereka serta memberikan fasilitas terbaik untuk kegiatan ini.
Dengan adanya kegiatan THQ ini, diharapkan para santriwati tidak hanya menjadi penghafal Al-Qur’an yang berkompeten, tetapi juga memiliki pemahaman mendalam terhadap isi Al-Qur’an yang akan membentuk karakter mereka menjadi lebih baik di masa depan.
