Asrama MAN 22 Jakarta Laksanakan Ujian Lisan untuk Santriwati Kelas X, XI

Rep: Khalila Lyan Bahira/Red: Muhammad Sholeh

Ujian Lisan Santriwati Kelas 10 dan 11 Asrama MAN 22 Jakarta

Jakarta, 22 Mei 2025 – MAN 22 Jakarta menggelar ujian lisan untuk santriwati kelas 10 dan 11 Asrama, yang dimulai pada Kamis, 22 Mei 2025, dan akan berlangsung hingga Selasa, 27 Mei 2025. Ujian lisan ini bertujuan untuk mengukur kemampuan santriwati dalam berbagai bidang studi, meliputi Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Tahfidz, dan Ibadah Amaliyah.

Santriwati kelas 12 telah melaksanakan ujian lisan sebelumnya, sehingga kini giliran kelas 10 dan 11 yang mengikuti ujian ini. Ujian diadakan di ruang kelas gedung asrama, dengan setiap bidang studi diuji oleh penguji yang berkompeten di bidangnya.

Berikut adalah daftar penguji yang terlibat dalam ujian lisan kali ini:

  • Bahasa Inggris: H. Muhammad Sholeh, S.Kom., Lc.
  • Ibadah Amaliyah: Drs. H. Sugiana Zein
  • Bahasa Arab: Idah Rosidah, S.H.I.
  • Tahfidz: Zulfah Arafah, Suci Fatmawati, S.Pd., Inggit Rahma Sari, Nadlrotul Khumairoh, B.A.

Ujian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengetahuan dan kemampuan santriwati dalam bahasa asing, ibadah, hafalan Al-Qur’an, serta praktik amaliyah sehari-hari sesuai dengan pembelajaran yang telah diterima selama ini. Proses ujian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai perkembangan santriwati dalam menjalankan kegiatan akademik dan spiritual di pesantren.

Ujian ini dilaksanakan dengan ketat namun penuh kekeluargaan, memberi kesempatan bagi santriwati untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam berbagai bidang. Para penguji berharap santriwati dapat menunjukkan kompetensi yang baik dan memperoleh pengalaman berharga dari ujian lisan ini.

Penggunaan sistem tanya jawab langsung menambah intensitas ujian, menciptakan suasana interaktif antara penguji dan santriwati. Inilah wujud evaluasi menyeluruh terhadap pemahaman santriwati, menggambarkan semangat Asrama MAN 22 Jakarta dalam mencetak generasi yang menguasai tidak hanya teori tetapi juga praktik dari materi yang diajarkan.

Dengan adanya ujian lisan ini, harapan besar terletak pada hasilnya yang diharapkan mencerminkan kualitas pendidikan di Asrama MAN 22 Jakarta. Semangat belajar dan kesiapan santriwati memberikan gambaran positif akan keberlanjutan proses pendidikan yang berbasis pada pemahaman mendalam dan aplikasi nyata dari ilmu yang diterima.